Thursday, 3 March 2016

Matererial Finishing Lantai Ruang Dalam Untuk Rumah Minimalis

Dalam penataan interiorsuatu ruangan, bahan material “yang membukusnya”menjadi sangat penting karna  pemilihan material yang tepat tidak terbatas pada mahal murahnya material tersebut dapat menimbulkan kesan yang mendalam terhadap penghuninya. Ada beberapa material yang dapat di gunakan sebagai pelengkap desain interiaor ruangan anda sebagai berikut.

1.      Keramik
Saat Ini lantai memiliki tuntutan fungsi bukan hanya sebagai tempat pijak, tetapi juga elemen yang bias memperindah tampilan. Selain manpu bersaing dengan bahan pelapis lanta yang lain, saat ini keramik masih merupakan pilihan utama.
Dari seginkualitas, keramik cukup kuat. Selain itu, ketika dipasang keramik tidak membutuhkan pemolesan dan perawatannya juga mudah. Dari segi desain, keramik hadir dengan warna dan motif yang sangat beragam. Ada tiga penggolongan ubin keramik di tinjau dari tampilan fisiknya, yaitu polios(plain), permukaan tidak rata (embossed) dan decorative. Dari ketiga jenis ubin keramik tersebut,njenis terahir inilah yang saat ini paling di gemari. Ubin keramik dekoratif ini muncul dipasaran dengan beragam motif, sepeti marmer, kayu, granit, dan batu alam.

2.      Granit
Granit alam memiliki tekstur, motif dan warna yang berbeda dengan satu daerah dengan daerh lainnya. Bahkan tak jarang granit yang berasal dari daerah yang sama mempunyai motif yang berbeda,. Oleh karena itu, tidak meng herankan bila granik alam memiliki variasi karakter yang cukup beragam. Karakter alami dan spesifik ini pula yang menyebabkan harga geranit dari Negara tertentu berbeda dengan Negara yang lain.

Ukuran slab biasanya dignakan untuk lantai eksterior dan top table kitchen set, sedangkan ukuran cutting di pakai untuk ruangan interior. Ada beberapa finishing yang umum di lakukan pada geranit alam, yaitu polish, unpolish, dan burn. Polish dilakukan untuk menhasilkan granit yang permukaannya halus. Unpolish menghasilkan granit dengan permukaan kasat/bertekstur, sedangkan proses bur dlakukan untuk mendapatkan granit dengan tektur yang lebih menonjol dan prosesini di lakukan pada granit unpolish.

Granit dengan permukaan halus di gunakan sebagi lantai ruangan Interior lebih mahal di bandingkan permukaan kasar (unpolish), sedangkan granit permukaan kasar banyak dipakai pada lantai eksterior, seperti teras dan koridor.

3.      Granit Buatan
Kemajuan teknologidalam pembuatan granit ternyata tidak hanya mampu membuat motif dan corak yang lebih menarik.

Untuk mendapatkan motif dan kekerasan yang menyerupai granit alam, granit buatan di buat dari campuran tanahliat(memberikan efekplastis) pasir kuarsa/silica sand (sebagai penguat kontruksi), dan feldspar (sebagai unsure pengikat), granit buatan banyak dipakai dalam industry bahan bangunan, terkait hal tersebut ada beberapa sebutan untuknya sebagai berikut.
·         Keramik Granit (granite tile) karna tampilan fisiknya mirip keramik. Pembutanya juga melalui proses pencetakan dan pembakaran seperti keramik.
·         Homogenous tile karna kontruksi bahan/materialnya yang seragam (homogeny). Istilah homogeny mengacu pada granit buatan yang tidak mengilap (non glaze), yakni tidak ada perbedaan bahan pada seluruh lapisa. Permukaan granit omogen ada pula yang di beri glazur untuk membedakan motif.

4.      Parket 
Parket sdah ada sejak lama, api baru pada awal 004 pemakaiannya mulai menjadi tren. Hal ini terlihat dari banyaknya permintaan di pasar. Jika anda juga tertarik menggunakanya ada baiknya parket ini tidak digunakan pada seluruh bagian laitairumah. Idealnya parket diletakkan sebagai aksen di ruang tertentu dan hindari pemakaian di ruang yang mudah kotor seperti dapur.

Keunggulan parket dari pelapis lantai yang lain adalah mempunyai struktur yang kuat dan serat kayu yang indah. Ukuran dan warna perket sangat berfariasi. Di pasaran parket tersedia dalam dimensi 8x50, 3x20, 10x30, 10x50, 50x50 dan 100x100.

Selain parket kayu solid, dipasarn kini muncul jenis parket olahan kayu maupun nonkayu, yakni parket laminate atau bamboo. Ada juga parket dengan menggunakan bahan kayu solid atau kobinasi kayu solid yang diproses dandi beri nama engineered floor.

5.      Plywood
Plywood adalah kayu lapis yang dibuat dari susunan silih berganti beberapa lembaran veneer. Arah serat veneer direkatkan bersilangan tegak lurus dengan menggunakan perekat khusus sehingga lapisan-lapisannya menyatu secara utuh dan kuat.

Veneer merupakan lembaran kayu tipis yang diperoleh dengan cara mengupas/menyerut sebuah batangkayu yang diputar melalui porosnya (rotary/rotary slicing) biasanya plywood memiliki dimensi 122x244cm dengan ketebalan 4,6,9,15 dan 25 cm.

Plywood memiliki beragam jenis bila di lihat dari corak dan corak permukaan dan jumlah lapisanya sebagai berikut.
·         Tripleks, berlapis tiga
·         Multipleks, berlapis banyak lebih dari tiga
·         Teakwood, berlapis tiga dengan veneer khusus untuk lapisan luarnya.
·         Melamin, berlapis tiga dengan finishing khusus untuk lapisan luarnya.

·         Abarwood, berlapis tiga dengan cuating dan bahan pewarna khusus untuk bagian luarnya . jabarwood adalah hasil pengolahan lanjutan dari plywood/tripleks dengan menambahkan lapisan tertentu pada permukaan luarya sehingga menjadi halus  dengan berbagai acam corak. Pemakaiaannya di utamakan pada ruang daam karna bahan tersebut kurang tahan terhadap kelembaban dan sinar mata hari.

Material Lantai Finishing Ruang Dalam

Dalam penataan interiorsuatu ruangan, bahan material “yang membukusnya”menjadi sangat penting karna  pemilihan material yang tepat tidak terbatas pada mahal murahnya material tersebut dapat menimbulkan kesan yang mendalam terhadap penghuninya. Ada beberapa material yang dapat di gunakan sebagai pelengkap desain interiaor ruangan anda sebagai berikut.

1.      Keramik
Saat Ini lantai memiliki tuntutan fungsi bukan hanya sebagai tempat pijak, tetapi juga elemen yang bias memperindah tampilan. Selain manpu bersaing dengan bahan pelapis lanta yang lain, saat ini keramik masih merupakan pilihan utama.
Dari seginkualitas, keramik cukup kuat. Selain itu, ketika dipasang keramik tidak membutuhkan pemolesan dan perawatannya juga mudah. Dari segi desain, keramik hadir dengan warna dan motif yang sangat beragam. Ada tiga penggolongan ubin keramik di tinjau dari tampilan fisiknya, yaitu polios(plain), permukaan tidak rata (embossed) dan decorative. Dari ketiga jenis ubin keramik tersebut,njenis terahir inilah yang saat ini paling di gemari. Ubin keramik dekoratif ini muncul dipasaran dengan beragam motif, sepeti marmer, kayu, granit, dan batu alam.

2.      Granit
Granit alam memiliki tekstur, motif dan warna yang berbeda dengan satu daerah dengan daerh lainnya. Bahkan tak jarang granit yang berasal dari daerah yang sama mempunyai motif yang berbeda,. Oleh karena itu, tidak meng herankan bila granik alam memiliki variasi karakter yang cukup beragam. Karakter alami dan spesifik ini pula yang menyebabkan harga geranit dari Negara tertentu berbeda dengan Negara yang lain.

Ukuran slab biasanya dignakan untuk lantai eksterior dan top table kitchen set, sedangkan ukuran cutting di pakai untuk ruangan interior. Ada beberapa finishing yang umum di lakukan pada geranit alam, yaitu polish, unpolish, dan burn. Polish dilakukan untuk menhasilkan granit yang permukaannya halus. Unpolish menghasilkan granit dengan permukaan kasat/bertekstur, sedangkan proses bur dlakukan untuk mendapatkan granit dengan tektur yang lebih menonjol dan prosesini di lakukan pada granit unpolish.

Granit dengan permukaan halus di gunakan sebagi lantai ruangan Interior lebih mahal di bandingkan permukaan kasar (unpolish), sedangkan granit permukaan kasar banyak dipakai pada lantai eksterior, seperti teras dan koridor.

3.      Granit Buatan
Kemajuan teknologidalam pembuatan granit ternyata tidak hanya mampu membuat motif dan corak yang lebih menarik.

Untuk mendapatkan motif dan kekerasan yang menyerupai granit alam, granit buatan di buat dari campuran tanahliat(memberikan efekplastis) pasir kuarsa/silica sand (sebagai penguat kontruksi), dan feldspar (sebagai unsure pengikat), granit buatan banyak dipakai dalam industry bahan bangunan, terkait hal tersebut ada beberapa sebutan untuknya sebagai berikut.
·         Keramik Granit (granite tile) karna tampilan fisiknya mirip keramik. Pembutanya juga melalui proses pencetakan dan pembakaran seperti keramik.
·         Homogenous tile karna kontruksi bahan/materialnya yang seragam (homogeny). Istilah homogeny mengacu pada granit buatan yang tidak mengilap (non glaze), yakni tidak ada perbedaan bahan pada seluruh lapisa. Permukaan granit omogen ada pula yang di beri glazur untuk membedakan motif.

4.      Parket 
Parket sdah ada sejak lama, api baru pada awal 004 pemakaiannya mulai menjadi tren. Hal ini terlihat dari banyaknya permintaan di pasar. Jika anda juga tertarik menggunakanya ada baiknya parket ini tidak digunakan pada seluruh bagian laitairumah. Idealnya parket diletakkan sebagai aksen di ruang tertentu dan hindari pemakaian di ruang yang mudah kotor seperti dapur.

Keunggulan parket dari pelapis lantai yang lain adalah mempunyai struktur yang kuat dan serat kayu yang indah. Ukuran dan warna perket sangat berfariasi. Di pasaran parket tersedia dalam dimensi 8x50, 3x20, 10x30, 10x50, 50x50 dan 100x100.

Selain parket kayu solid, dipasarn kini muncul jenis parket olahan kayu maupun nonkayu, yakni parket laminate atau bamboo. Ada juga parket dengan menggunakan bahan kayu solid atau kobinasi kayu solid yang diproses dandi beri nama engineered floor.

5.      Plywood
Plywood adalah kayu lapis yang dibuat dari susunan silih berganti beberapa lembaran veneer. Arah serat veneer direkatkan bersilangan tegak lurus dengan menggunakan perekat khusus sehingga lapisan-lapisannya menyatu secara utuh dan kuat.

Veneer merupakan lembaran kayu tipis yang diperoleh dengan cara mengupas/menyerut sebuah batangkayu yang diputar melalui porosnya (rotary/rotary slicing) biasanya plywood memiliki dimensi 122x244cm dengan ketebalan 4,6,9,15 dan 25 cm.

Plywood memiliki beragam jenis bila di lihat dari corak dan corak permukaan dan jumlah lapisanya sebagai berikut.
·         Tripleks, berlapis tiga
·         Multipleks, berlapis banyak lebih dari tiga
·         Teakwood, berlapis tiga dengan veneer khusus untuk lapisan luarnya.
·         Melamin, berlapis tiga dengan finishing khusus untuk lapisan luarnya.

·         Abarwood, berlapis tiga dengan cuating dan bahan pewarna khusus untuk bagian luarnya . jabarwood adalah hasil pengolahan lanjutan dari plywood/tripleks dengan menambahkan lapisan tertentu pada permukaan luarya sehingga menjadi halus  dengan berbagai acam corak. Pemakaiaannya di utamakan pada ruang daam karna bahan tersebut kurang tahan terhadap kelembaban dan sinar mata hari.

Kiat-Kiat Mengatur Pencahayaan Rumah Mini Malis

sebuah hunian akan menjadi nyaman apabila memilki pencahayaan yang baik_biasaa alami maupun buatan. Tampa encahayaan yang alami rumah tinggal akan terlihat kurang hidup. Memang pada siang hari rumah hanya membutuhkan cahaya alam, yaitu dari cahaya matahari, tetapi berbeda keadaannya di malam hari rumah lebih membutuhkan cahaya buatan sebagai penerang.

Sekitar 4000 tahun yang lalu manusia menggunakan apai unggun dan obor yang merupakan cahaya buatan pertama buatan manusia dalam kehidupannya sehari, seiring berkembangnya zaman pada 21 oktober 1879 di amerika, tepatnya di laboratorium edisom-menlo park, Thomas alpha Edison berhasil  menemukan lampu pijar, keberhasilan Thomas alpha Edison in menjadi suatu kegairahan dan menjadi pionir bermunculannya jenis-jenis teknologi baru di bidang pencahayaan di era modern ini. Berkembangnya tekhnologi menjadikan alat pencahayaan semakin beragam, perkembangan ini juga brjalan seiring dengan fungsinya sebagai berikut.
1.      General lighting
Penerangan pertama dengan sifat penyinarannya merata dan harus meneranga seluruh ruangan dan biasanya wat yang digunakan juga cukup besar.

2.      Task lighting
Penerangan setempat yang sifat penerangannya untukmendukung aktivitas yang membutuhkan cahaya lebih terang dan focus pada suatu objek seperti membaca buku.

3.      Decorative lighting
Penerangan untuk seketika dengan sifat penyinarannya lebih berfungsi untuk menonjolkan keindahan suatu objek.
Mewujudkan hunian yang memilki pencahayaan yangbaik tentu saja menjadi keinginan anda  namun sering kali kita merasa kebingungan  dalam menentukan jenis pencahayaan apa yang cocok di ruangan tertentu. Berikut adalah beberapa jenis pencahayaan  yang cocok di gunakan din ruang-ruang dalam rumah.

·         Ruang Tamu
Pencahayaan yang lebih bersifat dekoratif sangat cocok di gunakan di ruangan ini sehingga anda lebih bebes berkreasi dengan lampu2 holegen, misalnya untuk membuat objek pajangan atau lukisan lebih terlihat. Lampu yang bias dipakai bias berupa lampu gantung, indirect lamp pada drop ceiling, dan downlight.



·         Ruang Makan
Untuk menciptakan ruangan yang terang sebaik menggunakan warna daylingt sedangkan untuk kesan hangat an akrab gunakan jenis lampu warna kuning. Lampu gantung sangat cocok digunakan sebagai penerang di ruangmakan, tetapai harus di perhatikan agar sinarnya agar tidak terlalu terang pun terlau gelap. Disarankan menggunakan jenis lampu seperti Tl 36 Watt.
Acap kali, anda menginginkan beberapa jenis pencahayaan untuk sebuah ruangan yang sama, contohnya anda menginginkan sebuah ruangan yang cukup redup sehingga dapat membuat rilaks, sekaligus terang ntuk melakukan aktivitas membaca dan nonton tv.

Penggunaan  satu ruangan untuk berbagai fungsi membutuhkan penataan cahaya yang baik agar anda dapat nyaman untuk beraktivitas di dalamnya meskipun ruangan tidak terlalu besar hal tersebut dapat anda siasati dengan penggunaan dimmer light atau dengan satu sklar untuk beberapa lampu, misalnya di ruangan tamu mengunakan satu saklar untuk general lighting  dan sebuah lagi untuk decorative lighting.

Kamar Tidur

Kamar tidutmerupakan sebuah ruangan dengan tingkat privasi dan kenyamanan yang tinggi. Di  ruangan inilah penghuni dapat melepas segala kepenatan setelah beraktivitas seharian d luar. Sehingga penataan cahaya dalam kamar tidur sangat menentukan kualitas istrirahat anda, sebaiknya lengkapi lampu dalam kamar tidur anda dengan dimmer supaya tingkat pencahayaan dapat  di atur sesuai dengan kebutuhan anda. Jika anda menginginkan sauna yang romantic, tempatkan beberapa titik indirect lamp yang di tempatkan pada sisi tersembunyi, misalnya di balaik drop celling atau headbord ranjang

Mengatur Pencahayaan Ruang Dalam untuk Rumah Sempit.

sebuah hunian akan menjadi nyaman apabila memilki pencahayaan yang baik_biasaa alami maupun buatan. Tampa encahayaan yang alami rumah tinggal akan terlihat kurang hidup. Memang pada siang hari rumah hanya membutuhkan cahaya alam, yaitu dari cahaya matahari, tetapi berbeda keadaannya di malam hari rumah lebih membutuhkan cahaya buatan sebagai penerang.

Sekitar 4000 tahun yang lalu manusia menggunakan apai unggun dan obor yang merupakan cahaya buatan pertama buatan manusia dalam kehidupannya sehari, seiring berkembangnya zaman pada 21 oktober 1879 di amerika, tepatnya di laboratorium edisom-menlo park, Thomas alpha Edison berhasil  menemukan lampu pijar, keberhasilan Thomas alpha Edison in menjadi suatu kegairahan dan menjadi pionir bermunculannya jenis-jenis teknologi baru di bidang pencahayaan di era modern ini. Berkembangnya tekhnologi menjadikan alat pencahayaan semakin beragam, perkembangan ini juga brjalan seiring dengan fungsinya sebagai berikut.
1.      General lighting
Penerangan pertama dengan sifat penyinarannya merata dan harus meneranga seluruh ruangan dan biasanya wat yang digunakan juga cukup besar.

2.      Task lighting
Penerangan setempat yang sifat penerangannya untukmendukung aktivitas yang membutuhkan cahaya lebih terang dan focus pada suatu objek seperti membaca buku.

3.      Decorative lighting
Penerangan untuk seketika dengan sifat penyinarannya lebih berfungsi untuk menonjolkan keindahan suatu objek.
Mewujudkan hunian yang memilki pencahayaan yangbaik tentu saja menjadi keinginan anda  namun sering kali kita merasa kebingungan  dalam menentukan jenis pencahayaan apa yang cocok di ruangan tertentu. Berikut adalah beberapa jenis pencahayaan  yang cocok di gunakan din ruang-ruang dalam rumah.

·         Ruang Tamu
Pencahayaan yang lebih bersifat dekoratif sangat cocok di gunakan di ruangan ini sehingga anda lebih bebes berkreasi dengan lampu2 holegen, misalnya untuk membuat objek pajangan atau lukisan lebih terlihat. Lampu yang bias dipakai bias berupa lampu gantung, indirect lamp pada drop ceiling, dan downlight.



·         Ruang Makan
Untuk menciptakan ruangan yang terang sebaik menggunakan warna daylingt sedangkan untuk kesan hangat an akrab gunakan jenis lampu warna kuning. Lampu gantung sangat cocok digunakan sebagai penerang di ruangmakan, tetapai harus di perhatikan agar sinarnya agar tidak terlalu terang pun terlau gelap. Disarankan menggunakan jenis lampu seperti Tl 36 Watt.
Acap kali, anda menginginkan beberapa jenis pencahayaan untuk sebuah ruangan yang sama, contohnya anda menginginkan sebuah ruangan yang cukup redup sehingga dapat membuat rilaks, sekaligus terang ntuk melakukan aktivitas membaca dan nonton tv.

Penggunaan  satu ruangan untuk berbagai fungsi membutuhkan penataan cahaya yang baik agar anda dapat nyaman untuk beraktivitas di dalamnya meskipun ruangan tidak terlalu besar hal tersebut dapat anda siasati dengan penggunaan dimmer light atau dengan satu sklar untuk beberapa lampu, misalnya di ruangan tamu mengunakan satu saklar untuk general lighting  dan sebuah lagi untuk decorative lighting.

Kamar Tidur

Kamar tidutmerupakan sebuah ruangan dengan tingkat privasi dan kenyamanan yang tinggi. Di  ruangan inilah penghuni dapat melepas segala kepenatan setelah beraktivitas seharian d luar. Sehingga penataan cahaya dalam kamar tidur sangat menentukan kualitas istrirahat anda, sebaiknya lengkapi lampu dalam kamar tidur anda dengan dimmer supaya tingkat pencahayaan dapat  di atur sesuai dengan kebutuhan anda. Jika anda menginginkan sauna yang romantic, tempatkan beberapa titik indirect lamp yang di tempatkan pada sisi tersembunyi, misalnya di balaik drop celling atau headbord ranjang

Konsep Dasar Dsain Pencahayaan Ruang Dalam

sebuah hunian akan menjadi nyaman apabila memilki pencahayaan yang baik_biasaa alami maupun buatan. Tampa encahayaan yang alami rumah tinggal akan terlihat kurang hidup. Memang pada siang hari rumah hanya membutuhkan cahaya alam, yaitu dari cahaya matahari, tetapi berbeda keadaannya di malam hari rumah lebih membutuhkan cahaya buatan sebagai penerang.

Sekitar 4000 tahun yang lalu manusia menggunakan apai unggun dan obor yang merupakan cahaya buatan pertama buatan manusia dalam kehidupannya sehari, seiring berkembangnya zaman pada 21 oktober 1879 di amerika, tepatnya di laboratorium edisom-menlo park, Thomas alpha Edison berhasil  menemukan lampu pijar, keberhasilan Thomas alpha Edison in menjadi suatu kegairahan dan menjadi pionir bermunculannya jenis-jenis teknologi baru di bidang pencahayaan di era modern ini. Berkembangnya tekhnologi menjadikan alat pencahayaan semakin beragam, perkembangan ini juga brjalan seiring dengan fungsinya sebagai berikut.

1.      General lighting
Penerangan pertama dengan sifat penyinarannya merata dan harus meneranga seluruh ruangan dan biasanya wat yang digunakan juga cukup besar.

2.      Task lighting
Penerangan setempat yang sifat penerangannya untukmendukung aktivitas yang membutuhkan cahaya lebih terang dan focus pada suatu objek seperti membaca buku.

3.      Decorative lighting
Penerangan untuk seketika dengan sifat penyinarannya lebih berfungsi untuk menonjolkan keindahan suatu objek.
Mewujudkan hunian yang memilki pencahayaan yangbaik tentu saja menjadi keinginan anda  namun sering kali kita merasa kebingungan  dalam menentukan jenis pencahayaan apa yang cocok di ruangan tertentu. Berikut adalah beberapa jenis pencahayaan  yang cocok di gunakan din ruang-ruang dalam rumah.

·         Ruang Tamu
Pencahayaan yang lebih bersifat dekoratif sangat cocok di gunakan di ruangan ini sehingga anda lebih bebes berkreasi dengan lampu2 holegen, misalnya untuk membuat objek pajangan atau lukisan lebih terlihat. Lampu yang bias dipakai bias berupa lampu gantung, indirect lamp pada drop ceiling, dan downlight.



·         Ruang Makan
Untuk menciptakan ruangan yang terang sebaik menggunakan warna daylingt sedangkan untuk kesan hangat an akrab gunakan jenis lampu warna kuning. Lampu gantung sangat cocok digunakan sebagai penerang di ruangmakan, tetapai harus di perhatikan agar sinarnya agar tidak terlalu terang pun terlau gelap. Disarankan menggunakan jenis lampu seperti Tl 36 Watt.
Acap kali, anda menginginkan beberapa jenis pencahayaan untuk sebuah ruangan yang sama, contohnya anda menginginkan sebuah ruangan yang cukup redup sehingga dapat membuat rilaks, sekaligus terang ntuk melakukan aktivitas membaca dan nonton tv.

Penggunaan  satu ruangan untuk berbagai fungsi membutuhkan penataan cahaya yang baik agar anda dapat nyaman untuk beraktivitas di dalamnya meskipun ruangan tidak terlalu besar hal tersebut dapat anda siasati dengan penggunaan dimmer light atau dengan satu sklar untuk beberapa lampu, misalnya di ruangan tamu mengunakan satu saklar untuk general lighting  dan sebuah lagi untuk decorative lighting.

Kamar Tidur

Kamar tidutmerupakan sebuah ruangan dengan tingkat privasi dan kenyamanan yang tinggi. Di  ruangan inilah penghuni dapat melepas segala kepenatan setelah beraktivitas seharian d luar. Sehingga penataan cahaya dalam kamar tidur sangat menentukan kualitas istrirahat anda, sebaiknya lengkapi lampu dalam kamar tidur anda dengan dimmer supaya tingkat pencahayaan dapat  di atur sesuai dengan kebutuhan anda. Jika anda menginginkan sauna yang romantic, tempatkan beberapa titik indirect lamp yang di tempatkan pada sisi tersembunyi, misalnya di balaik drop celling atau headbord ranjang

Prinsip-prinsip Dasar Desai Rumah Minimalis

Ruang yang sempit dan terbatas justru menjadi tantangan untuk berkreasi dan mencipta tampa batas. Namun kreativitas yang tanpa batas tersebut harus selaras dengan kondisi ruangan yang ada. Kita harus memerhatikan aktivitas penghuni, luasan ruang yang ada, dan kebutuhan ruang agar kenyamanan secara fisik dan non fisik dapat tercapai.

Saat ini keterbatasan lahan dan biaya menyebabkan masyarakat Indonesia semakin sulit menemukan kan membuat rumah dengan luasan yang cukup besar, kecuali untuk beberapa kalangan tertentu, secara umum rumah merupakan suatu bangunan yang terdiri dari lantai dinding dan atap untuk tempat tinggal dan ber aktivitas. Jenis rumah yang saat ini banyak diminati masyrakat_karna lebih terjangkau harganya, adalah rumah yang luas ruangnya kurang dari 100 m yang di sebut Rumah Mungil. Luas ruangan ini lah yang menjadi tantangan untuk berkreasi dan mencipta tampa batas. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah mengapa ruang dalam perlu di atur  atau ditata sebaik mungkin? Hal ini tentu saja karna anda menginginkan adanya Susana hunian yang nyaman, baik, Indah, dan mampu memenui segala kebuuhan secara fisik maupun emosional, Bukan?

Untuk itu, perlu disiasati cara memanfaatkan dan mempertahankan rumah atau ruangan yang sudah ada. Namun tetap di upayakan agar dapat terlihat luas dan lapang. Keterbatasan hunian perlu disiasati agar anda dapat merasakan keleluasaan dan kelapangan serta tidak merasakan sempit dan pengapnya hunian tersebut. Sedngkan untuk penataan interior, membuat prioritar furniture yang akan di letakkan dalam ruangan akan membantu tampilan ruang terasa luas. Terlalu banyak furniture yang di letakkan akan membuat ruangan terlihat penuh, mengacaukan pencahayaan yang baik, dan mengganggu arus sirkulasi penghuni rumah.


Gaya desain sebuah rumah dapat dilihat dari karakter dan gaya hidup seseorang, contohnya gaya modern sesuai dengan gaya hidup yang simple dan praktis. Gaya desain modern ini sering diterapkan pada sebuah rumah karna dapat mempresentasikan cermin kepribadian yang seba maju. Namun penggunaan desain ini sebaiknya disesuaikan dengan wilayah kita didaerah tropis. Penggunaan material yang alami sifatnya, seperti kulit, rotan, batu, dan kayu merupakan aplikasi yang tepat ntuk menciptakan kesan ruangan yang hangat. Tambahan lagi, kombinasi bahan-bahan material tersebut mempunyai gaya tersendiri yang tidak lekang oleh waktu.

Dasar-Dasar Desain Arsitektur Minimalis

Ruang yang sempit dan terbatas justru menjadi tantangan untuk berkreasi dan mencipta tampa batas. Namun kreativitas yang tanpa batas tersebut harus selaras dengan kondisi ruangan yang ada. Kita harus memerhatikan aktivitas penghuni, luasan ruang yang ada, dan kebutuhan ruang agar kenyamanan secara fisik dan non fisik dapat tercapai.

Saat ini keterbatasan lahan dan biaya menyebabkan masyarakat Indonesia semakin sulit menemukan kan membuat rumah dengan luasan yang cukup besar, kecuali untuk beberapa kalangan tertentu, secara umum rumah merupakan suatu bangunan yang terdiri dari lantai dinding dan atap untuk tempat tinggal dan ber aktivitas. Jenis rumah yang saat ini banyak diminati masyrakat_karna lebih terjangkau harganya, adalah rumah yang luas ruangnya kurang dari 100 m yang di sebut Rumah Mungil. Luas ruangan ini lah yang menjadi tantangan untuk berkreasi dan mencipta tampa batas. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah mengapa ruang dalam perlu di atur  atau ditata sebaik mungkin? Hal ini tentu saja karna anda menginginkan adanya Susana hunian yang nyaman, baik, Indah, dan mampu memenui segala kebuuhan secara fisik maupun emosional, Bukan?

Untuk itu, perlu disiasati cara memanfaatkan dan mempertahankan rumah atau ruangan yang sudah ada. Namun tetap di upayakan agar dapat terlihat luas dan lapang. Keterbatasan hunian perlu disiasati agar anda dapat merasakan keleluasaan dan kelapangan serta tidak merasakan sempit dan pengapnya hunian tersebut. Sedngkan untuk penataan interior, membuat prioritar furniture yang akan di letakkan dalam ruangan akan membantu tampilan ruang terasa luas. Terlalu banyak furniture yang di letakkan akan membuat ruangan terlihat penuh, mengacaukan pencahayaan yang baik, dan mengganggu arus sirkulasi penghuni rumah.


Gaya desain sebuah rumah dapat dilihat dari karakter dan gaya hidup seseorang, contohnya gaya modern sesuai dengan gaya hidup yang simple dan praktis. Gaya desain modern ini sering diterapkan pada sebuah rumah karna dapat mempresentasikan cermin kepribadian yang seba maju. Namun penggunaan desain ini sebaiknya disesuaikan dengan wilayah kita didaerah tropis. Penggunaan material yang alami sifatnya, seperti kulit, rotan, batu, dan kayu merupakan aplikasi yang tepat ntuk menciptakan kesan ruangan yang hangat. Tambahan lagi, kombinasi bahan-bahan material tersebut mempunyai gaya tersendiri yang tidak lekang oleh waktu.